Connect with us

News

58 Anggota NII di Tangerang Cabut Baiat, Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Published

on

TANGERANG – GENZPEDIA, Sebanyak 58 orang eks anggota Negara Islam Indonesia (NII) faksi Muhammad Yusuf Tohiri (MYT) resmi mencabut baiat dan menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi berlangsung di Aula Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Rabu (1/10), pukul 09.30–11.00 WIB.

Kegiatan dipimpin oleh Kombes Pol Dhany Arie Fianto, S.IK., M.Han.(Kasatgaswil Densus 88 AT DKI Jakarta) dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Hadir pula Brigjen Pol Amazona Pelamonia (Kabinda Banten), Maryono Hasan (Wakil Walikota Tangerang), H. Rusdi (Ketua DPRD Kota Tangerang), serta KH. Amin Munawar (FKUB Kota Tangerang).

Prosesi ikrar dipandu Ust. Mukhkis Al-Fatih (Majelis Kehakiman NII MYT). Dalam ikrarnya, jamaah menyatakan berlepas diri dari baiat NII, mengakui Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara, menjauhi paham yang memecah belah bangsa, serta siap membantu negara dalam upaya pemberantasan terorisme.

Kombes Pol Dhany Arie Fianto menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan persuasif dan deradikalisasi. “Ikrar ini bukan hanya formalitas, tapi harus lahir dari niat ikhlas. Kami berharap para eks anggota NII kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat sesuai nilai Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Maryono Hasan, Wakil Walikota Tangerang, menyambut baik komitmen para eks anggota NII. “Kesadaran ini harus kita pupuk bersama. Ikrar hari ini bukan sekadar simbol, tapi bentuk loyalitas nyata untuk bangsa,” katanya.

Dari 58 peserta, sebagian besar berasal dari Kota Tangerang (30 orang), sedangkan lainnya dari Kabupaten Tangerang, Tangsel, Bekasi, Serang, Sukabumi, Temanggung, dan Jakarta Barat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata rehabilitasi sosial serta penguatan komitmen kebangsaan, sehingga para eks anggota NII dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai warga negara yang menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Bagikan ini