Connect with us

News

AKBP Ronaldo: Jangan Coba-coba Sebar Hoaks Pemilu, Saya Tangkap!

Published

on

TARAKAN, GENZPEDIA – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sejumlah ancaman yang dapat memecah belah NKRI menjadi tak terelakkan. Mulai dari maraknya hoax atau berita bohong hingga penggunaan politik indentitas.

Hal itupun disadari oleh Kapolres Tarakan, AKBP Maradona. Untuk itu, ia telah menyiapkan sejumlah cara meminimalisir hal tersebut.

Pertama, kata Maradona, intens berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Kalau Bawaslu dengan sentra gakkumdu. Sementara dengan KPU kemaren sudah melakukan pertemuan,” ucapnya.

Dari hasil koordinasi tersebut, ia memerintahkan anggota Polres Tarakan untuk ikut mendampingi dan mengamankan setiap tahapan.

“Kami juga meminta KPU untuk menyampaikan setiap kegiatan sehingga bisa menyiapkan kegiatan pengamanan,” ucapnya.

Sementara itu terkait hoax dan politik identitas, lanjut Maradona, pihaknya gencar melakukan sosialisasi sesuai dengan tema pemilu yang berintegritas.

Khusus penggunaan berita hoax untuk menguatkan politik identitas. Ia tegas akan menindak pelaku secara hukum. Selain itu, akan memperkuat tim siber untuk meminimalisir hoax dan politik identitas.

“Kami akan tangkap. Dan siapa yang mencoba-coba akan saya proses sesuai dengan aturan berlaku,” ucapnya.

Dalam kesempatan inipula, Maradona mengajak seluruh pihak untuk ikut menyukseskan kegiatan tahapan pemilu. Sehingga pemilu di Tarakan berjalan lancar sesuai dengan asas pemilu yakni ‘LUBER’ yang merupakan singkatan dari “Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia”.

Bagikan ini