Connect with us

Lifestyle

Tradisi Mengunyah Pinang Masyarakat Papua

Published

on

Pinang dan Papua (Istimewa)

Genzpedia – Lifestyle, berbicara mengenai tradisi, Indonesia memiliki banyak sekali. Bahkan tidak sedikit yang dianggap tidak lazim oleh masyarakat luar negeri. Salah satu tradisi tersebut adalah menguyah pinang oleh masyarakat di Papua.

Tradisi mengunyah pinang identic dengan kehidupan orang tua. Namun, siapa sangka bagi milenial di Papua mengunyah pinang merupakan hal yang biasa bahkan sudah menjadi tren di kalangan mereka.

Menurut kepercayaan masyarakat Papua mengunyah Pinang bermanfaat untuk menguatkan gigi dan gusi, menyembuhkan luka-luka kecil di sela-sela gigi, serta membantu mempertahankan mood yang baik. Tidak hanya itu, saat mengunyah pinang muncul sensasi rasa kombinasi manis keasaman seperti rasa pasta gigi.

Sementara itu Alcohol and Drug Foundation (ADF) Australia menyatakan efek sirih pinang terhadap kesehatan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung berat badan dan kondisi tubuh, juga dosis penggunaannya.

Orang yang mengonsumsi sirih pinang mengaku merasakan euforia ringan dan nyaman, menjadi lebih waspada, jantung berdegup lebih cepat, tekanan darah meningkat, wajah memerah dan merasa hangat, serta berkeringat.

Bagi masyarakat Papua, buah pinang adalah simbol persaudaraan. Hal ini bisa dilihat dari tradisi menyediakan Sirih, kapur dan buah pinang di dalam rumah untuk tamu, baik orang Papua asli atau orang luar Papua (perantauan atau wisatawan). Ketika beberapa tamu menyirih bersama, hal itu dapat meningkatkan rasa keakraban, sehingga dapat menimbulkan rasa senang dan nyaman.

Bagikan ini

02 Januari 2022 s.d. 02 Januari 2023