Connect with us

News

Cegah COVID-19, Pemkab Tangerang Genjot Prokes dan Vaksinasi

Published

on

cegah-covid-19-pemkab-tangerang-genjot-prokes-dan-vaksinasi
Ilustrasi COVID-19 | Sumber: pixabay.com

TANGERANG, GENZPEDIA – Dalam rangka mencegah COVID-19 subvarian Omicron XBB, Pemkab Tangerang kembali gencarkan penerapan prokes dan vaksinasi. Juru Bicara Satgas COVID-19 Kab. Tangerang, dr Hendra menyebutkan hal ini dilakukan sesuai arahan Bupati Kab. Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19 subvarian Omicron XBB, Satgas COVID-19 Kab. Tangerang akan tingkatkan pengawasan kedisplinan masyarakat dalam menerapkan prokes, seperti memakai masker dan menjaga jarak saat di dalam ruangan tertutup.

Selain meningkatkan prokes, Pemkab Tangerang akan menggencarkan vaksinasi penguat kepada masyarakat yang rentan terpapar virus COVID-19.

“Setelah kemarin ada tambahan dosis vaksin COVID-19, kami langsung melakukan pendistribusian ke masing-masing puskesmas, agar bisa langsung diberikan kepada masyarakat,” ujar dr Hendra pada Selasa (8/11), dikutip dari antaranews.com.

Menurut dr Hendra, hingga saat ini belum ditemukan kasus COVID-19 subvarian Omicron XBB di Kab. Tangerang.  Namun, dalam dua pekan terakhir, ada peningkatan kasus aktif COVID-19 hingga 600 orang atau sebanyak 30 persen.

Baca Juga: Kominfo Salurkan Puluhan Ribu STB Gratis ke Warga Tangerang

“Tetapi, kita belum pastikan kasus ini dari adanya varian XBB,” terangnya.

Adapun para pasien yang terjangkit COVID-19 mengalami gejala ringan dan belum ada laporan yang pasien yang terindentifikasi terpapar subvarian XBB.

Dari 600 kasus covid-19, 592 pasien di antaranya mengalami isolasi mandiri. Sementara 8 pasien lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan milik pemerintah daerah.

Dari 600 kasus pasien yang terpapar COVID-19 saat ini, lanjut dia, 592 pasien saat ini menjalani isolasi mandiri dan delapan pasien sisanya dilakukan perawatan di rumah sakit (RS) rujukan milik pemerintah daerah.

“Sementara, wilayah di Kabupaten Tangerang paling terbanyak kasusnya yaitu di Kecamatan Kelapa Dua,” kata ucapnya.

 

Bagikan ini